Selasa, 20 Oktober 2009

Merajut Persahabatan

Sahabat adalah anugerah terindah dalam hidup ini.
Seperti itulah yang saya rasa.

Merajut persahabatan tulus.
Atas dasar apa relasi istimewa ini dijalin?
Bukan.
Bukan karena dia kaya.
Bukan karena dia popular.
Bukan karena dia selalu mendukung langkah-langkah yang kita suka dalam hidup ini.

Dia adalah motivator saat nilai-nilai kebajikan akan kita emban.
Dia adalah pengontrol saat nilai-nilai tercela mulai kita perbuat.

Tapi kita kadang lupa,
hanya ingin diberi tanpa memberi,
hanya ingin diperhatikan tanpa memperhatikan,
hanya ingin didengar tanpa mendengarkan,
hanya ingin dibantu tanpa membantu.

Idealnya, pada satu sisi jika seseorang memperoleh kesulitan, ia tidak kalang kabut kesana kemari mengabarkan masalah yang dimiliki. Dan pada sisi lain sahabatnya mestilah seseorang yang peka dan berupaya memberi bantuan, barangkali di luar dugaan ada kesulitan yang ditutupi sang teman.

Bentuk bantuan apakah yang bisa kita berikan pada sahabat tercinta?

1 komentar:

blog'skuuu mengatakan...

te

Posting Komentar